PGRI Cabang Jayakerta
Masa Bakti XXIII Tahun 2025 - 2030

Situs Resmi PGRI Cabang Jayakerta, Kabupaten Karawang. Informasi Kegiatan Guru, Administrasi, Organisasi, Berita Pendidikan, dan Transformasi Digital Pendidik di Wilayah Jayakerta.

PGRI Cabang Jayakerta


Tampilkan postingan dengan label KARAWANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARAWANG. Tampilkan semua postingan

21 Maret 2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Jayakerta, Karawang – Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Menebar Maaf, Mempererat Silaturahmi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Gema takbir mulai berkumandang, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Segenap keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jayakerta mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Bagi kita, para pendidik di lingkungan Jayakerta, momen ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, membersihkan hati dari segala khilaf, serta memperkuat komitmen kita dalam mencerdaskan anak bangsa.

Di hari yang fitri ini, mari kita jadikan semangat Idul Fitri sebagai energi baru untuk: 
  1. Mempererat Solidaritas: Menjaga kekompakan antar sesama guru dan tenaga kependidikan di wilayah Jayakerta.
  2. Meningkatkan Kesabaran: Membawa nilai-nilai kesabaran Ramadan ke dalam ruang kelas.
  3. Menebar Maaf: Menghapus segala sekat dan perbedaan demi kemajuan pendidikan di Karawang.

Melalui momen ini, kami juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru yang tanpa lelah terus berdedikasi. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat walafiat.

Selamat berkumpul dengan keluarga tercinta. Nikmati hidangan khas lebaran, namun tetap jaga kesehatan agar kita bisa kembali beraktivitas dengan semangat yang fitri.

PGRI Jayakerta – Solidaritas, Dedikasi, dan Pengabdian.
Penulis: Admin PGRI Jayakerta.
Kategori: Berita Organisasi / Hari Besar Keagamaan

Share:

18 Februari 2026

Selamat Menjalankan Puasa Ramadan 1447 H

Marhaban Ya Ramadan 1447 H
Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Selamat datang bulan penuh keberkahan! Seiring dengan ketetapan pemerintah melalui sidang isbat, kita kembali dipertemukan dengan Ramadan 1447 H yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat tali silaturahmi, membersihkan hati dari segala khilaf, dan meningkatkan kualitas ibadah kita sebagai masyarakat Karawang yang religius dan penuh semangat kebersamaan.


Selamat Menjalankan Puasa Ramadan 1447 H

Bagi warga Karawang dan sekitarnya, jadwal Imsakiyah tahun 2026 ini menunjukkan waktu Imsak berada di kisaran pukul 04.28 – 04.30 WIB dan waktu Maghrib (Buka Puasa) pada pukul 18.06 – 18.15 WIB. Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri puasa sangatlah penting, sehingga pastikan Anda selalu merujuk pada jadwal resmi dari Kementerian Agama RI wilayah Kabupaten Karawang agar ibadah berjalan lebih tenang dan teratur.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H
Untuk Wilayah Karawang dan Sekitarnya

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H Untuk Wilayah Karawang dan Sekitarnya

Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun juga saatnya kita meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Di tengah suasana kota industri yang dinamis, mari kita sempatkan waktu untuk berbagi dengan sesama, memakmurkan masjid-masjid di lingkungan perumahan maupun perkampungan, serta memperbanyak tilawah Al-Qur'an demi meraih pahala yang berlipat ganda di bulan yang mulia ini.

Semoga Ramadan 2026 ini membawa kedamaian, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua beserta keluarga tercinta. Mari kita jalani setiap harinya dengan penuh rasa syukur dan kesabaran hingga tiba di hari kemenangan nanti. Selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H untuk seluruh warga Karawang, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita. Aamiin.

Share:

12 Februari 2026

PGRI Jayakerta Beri Bantuan Siswa Korban Kebakaran

Keluarga besar PGRI Jayakarta pada hari Kamis, 12 Februari 2026 menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada salah satu siswa kelas 4 di SDN Medangasem II yang tertimpa musibah kebakaran rumah. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dari Siswa, para guru dan anggota organisasi untuk meringankan beban keluarga siswa yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Penyerahan donasi dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah dengan disaksikan oleh pihak guru dan pengurus PGRI.

PGRI Jayakerta Beri Bantuan Siswa SDN Medangasem II  Korban Kebakaran

Musibah yang menghanguskan rumah siswa tersebut menyisakan duka mendalam, terutama bagi sang anak yang kehilangan perlengkapan sekolah dan tempat belajar yang nyaman. Menanggapi situasi ini, PGRI Jayakarta bergerak cepat menggalang dana sebagai wujud tanggung jawab moral dan sosial antar sesama pendidik dan peserta didik. Inisiatif ini membuktikan bahwa peran organisasi profesi guru tidak hanya terbatas pada pengembangan karier, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di lingkungan pendidikan.

Pihak sekolah SDN Medangasem II menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh PGRI Jayakarta. Dukungan ini dinilai sangat berarti, bukan hanya secara materiil untuk membantu perbaikan hunian, tetapi juga secara moril untuk memulihkan semangat belajar sang siswa. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa tersebut dapat segera kembali fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit.

Melalui kegiatan donasi ini, PGRI Jayakarta berharap dapat memicu semangat gotong royong yang lebih luas di tengah masyarakat pendidikan. Solidaritas seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh siswa mengenai pentingnya empati dan saling membantu saat ada kawan yang mengalami kesusahan. Aksi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun ketahanan komunitas sekolah saat menghadapi bencana yang tak terduga.

Share:

29 Januari 2026

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Jayakerta, 29 Januari 2026. Musim hujan yang ekstrem baru-baru ini menyisakan tantangan besar bagi dunia pendidikan di wilayah Jayakerta, Kabupaten Karawang. Beberapa sekolah terendam banjir, mengakibatkan aktivitas belajar mengajar terganggu. Merespons kondisi tersebut, PGRI Cabang Jayakerta bergerak cepat melalui program "PGRI Jayakerta Peduli". Aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata solidaritas di tengah masa sulit.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Awal tahun 2026 menjadi ujian kesabaran bagi masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya di wilayah Kecamatan Jayakerta. Intensitas hujan yang tinggi sejak pertengahan Januari menyebabkan sejumlah sekolah dan pemukiman warga terendam banjir. Namun, di tengah kepungan air, hangatnya solidaritas tetap mengalir melalui aksi nyata PGRI Cabang Jayakerta.


PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Wujud Solidaritas

Ketua PGRI Jayakerta, Bapak Marjono, S.Pd. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif spontan dari seluruh anggota dan siswa yang merasa terpanggil melihat rekan sejawat dan siswa yang berjuang di tengah genangan air.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

"Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena air meninggi. Kami hadir untuk memastikan rekan-rekan guru dan siswa tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian," ujarnya di sela-sela penyaluran bantuan.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk warga Terdampak Banjir


Beberapa sekolah di wilayah Jayakerta yang sempat mengalami genangan air, yang menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dialihkan secara daring (PJJ). Bentuk Solidaritas ini diharapkan dapat membantu warga dan siswa terdampak sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera kembali normal seperti sedia kala.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Fokus Penyaluran Bantuan

Tim relawan PGRI Jayakerta menyisir beberapa titik sekolah yang mengalami dampak paling parah. Fokus utama bantuan kali ini meliputi:

  1. Logistik Dasar: Bahan pangan dan kebutuhan darurat untuk warga dan siswa yang terdampak.
  2. Dukungan Moril: Memberikan semangat kepada para pendidik agar tetap tegar dalam menjalankan tugas di tengah bencana.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Kami menyadari bahwa bantuan ini mungkin tidak menghapus seluruh beban, namun setidaknya dapat meringankan duka dan menguatkan mental rekan-rekan sejawat. Kami juga berharap adanya evaluasi berkelanjutan terkait infrastruktur drainase di sekitar area pendidikan agar bencana serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Terima kasih kepada seluruh donatur, guru dan siswa yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.

Arsip By E.I.
Share:

26 Januari 2026

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Karawang, 26 Januari 2026 – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang. Di tengah situasi sulit ini, solidaritas dan kepedulian antarsesama menjadi kekuatan utama untuk bangkit kembali. Menanggapi situasi darurat tersebut, Pengurus PGRI Kabupaten Karawang secara resmi mengeluarkan instruksi melalui surat nomor 075/Um/JBA/1012/XXXIII/2025 perihal Permohonan Pengumpulan Donasi Peduli Bencana Karawang.

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Panggilan Kemanusiaan untuk Bapak/Ibu Guru

PGRI Kabupaten Karawang mengajak seluruh jajaran pengurus di tingkat Cabang dan Ranting, serta seluruh anggota guru di wilayah yang tidak terdampak, untuk bahu-membahu menggalang bantuan. Gerakan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban organisasi, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang selalu kita ajarkan di sekolah.

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Mekanisme Pengumpulan Donasi

Agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran, berikut adalah panduan pelaksanaannya:

  1. Koordinasi Terpusat: Pengumpulan donasi dilakukan dan dikoordinir sepenuhnya oleh masing-masing Pengurus PGRI Cabang.
  2. Sumber Donasi: Sumbangan dapat dihimpun dari anggota PGRI maupun unsur masyarakat lainnya di wilayah masing-masing.
  3. Teknis Penyaluran: Batas waktu dan teknis penyerahan bantuan diatur berdasarkan kebijakan pengurus cabang setempat dengan tetap memberikan tembusan kepada Pengurus PGRI Kabupaten.

Mari Berkontribusi

Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang saat ini tengah berjuang di pengungsian atau sedang membersihkan rumah pasca-banjir. Mari kita tunjukkan bahwa keluarga besar PGRI Karawang hadir dan peduli.

"Pendidikan bukan hanya soal mengajar di kelas, tapi juga tentang memberikan teladan dalam kepedulian sosial."

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berpartisipasi, silakan menghubungi pengurus PGRI Cabang di wilayah masing-masing untuk informasi lebih lanjut mengenai posko pengumpulan dana atau logistik.

Salam Solidaritas

Share:

11 Januari 2026

Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025

Postingan kali ini saya akan ikutan share tentang Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 74 Tahun 2025 yang telah ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 14 November 2025. Peraturan ini menjadi landasan hukum terbaru yang mengatur tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Langkah ini diambil sebagai upaya modernisasi birokrasi untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyederhanaan Struktur Organisasi pada Instansi Pemerintah untuk Penyederhanaan Birokrasi.


Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025
Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025

Selain untuk melaksanakan Permenpanrb Nomor 25 Tahun 2021, Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025 juga untuk melaksanakan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 15 Tahun 2025 Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Karawang, maka perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


Berdasarkan Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkedudukan sebagai unsur pelaksana urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Tugas Pokoknya membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Pendidikan dan bidang Kebudayaan. Fokus utamanya adalah memastikan akses pendidikan yang merata serta penguatan identitas budaya lokal.


Logo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikbud Karawang
Logo Disdikbud Karawang

Salah satu perubahan signifikan dalam Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025 adalah penyesuaian susunan organisasi. Berikut adalah gambaran umum struktur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang yang baru tertuang dalam BAB II tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi pada pasal 2 dan pasal 3, yaitu:

a. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan;
b. Sekretariat, membawahkan :
  1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;
  2. Kelompok Sub Substansi Program dan Pelaporan; dan
  3. Kelompok Sub Substansi Keuangan.
c. Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan, membawahkan :
  1. Seksi Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini;
  2. Seksi Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan; dan
  3. Kelompok Sub Substansi Penilik.
d. Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan, membawahkan:
  1. Seksi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar;
  2. Seksi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Pertama, Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan; dan 
  3. Kelompok Sub Substansi Perencanaan, Pengawasan dan Data Sarana dan Prasarana Pendidikan.
e. Bidang Pendidikan Dasar, membawahkan: 
  1. Seksi Guru, Tenaga Kependidikan, dan Kurikulum;
  2. Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan; dan
  3. Kelompok Subs Substansi Pengawas.
f. Bidang Kebudayaan, membawahkan :
  1. Kelompok Sub Substansi Cagar Budaya, permuseuman dan pembinaan sejarah;
  2. Kelompok Sub Substansi Pengembangan Kebudayaan; dan
  3. Kelompok Sub Substansi Pengembangan Kesenian.
g. KORWILCAMBIDIK;
h. UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah); dan
i. Kelompok Jabatan Fungsional.


Untuk lebih jelasnya tentang Peraturan Bupati Karawang Nomor 74 Tahun 2025 ini, silahkan klik tautan di bawah ini yang bersumber dari https://jdih.karawangkab.go.id.


Demikian postingan kali ini. Semoga dengan adanya kejelasan struktur dan fungsi, diharapkan pelayanan publik di sektor pendidikan menjadi lebih cepat dan transparan. Bagi para guru, kepala sekolah, dan pelaku budaya, regulasi ini memberikan kepastian hukum mengenai siapa yang bertanggung jawab atas urusan-urusan spesifik di lapangan.

Sumber : https://jdih.karawangkab.go.id

Share:

21 Desember 2025

Kegiatan Persami Gugus Kemiri Jayakerta Tahun 2025


Akhir Bulan Desember 2025 menjadi momen yang tak terlupakan bagi adik-adik penggalang di wilayah Gugus Kemiri. Karena pada Hari Sabtu dan Minggu, 20-21 Desember 2025 Gugus Kemiri, Kecamatan Jayakerta mengadakan kegiatan Pramuka yaitu Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Suasana lapangan yang biasanya tenang berubah menjadi riuh rendah dengan tawa, nyanyian, dan semangat gotong royong dalam kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu.

Kegiatan Persami Gugus Kemiri Jayakerta Tahun 2025

Kegiatan Persami Gugus Kemiri Jayakerta Tahun 2025 tersebut diikuti oleh peserta dari Sekolah Dasar yang ada di wilayah Gugus Kemiri yang terdiri dari :
  1. SDN Kemiri I
  2. SDN Kemiri II
  3. SDN Kemiri III
  4. SDN Kemiri IV dan
  5. SDN Kemiri V.


Bukan sekadar menginap di tenda, kegiatan ini merupakan wadah bagi para siswa untuk menempa diri, melatih kemandirian, dan mempererat tali persaudaraan antar sekolah di lingkungan Gugus Kemiri.

Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan yang khidmat, di mana pesan tentang kedisiplinan dan cinta alam menjadi sorotan utama. Berikut adalah beberapa highlight kegiatannya:
  1. Lomba Teknik Kepramukaan (Tekpram).
  2. Penjelajahan (Wide Game)
  3. Malam Api Unggun
  4. Ibadah Bersama dan Olahraga Pagi.


Ketua Pelaksana Kegiatan Persami Gugus Kemiri Jayakerta Tahun 2025 menyampaikan bahwa tujuan utama Persami Gugus Kemiri ini adalah untuk mengimplementasikan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.


Kesuksesan acara ini tentu tidak lepas dari dukungan Kwarran Jayakerta, para Pembina Gugus Depan, orang tua siswa, serta semangat luar biasa dari para peserta. Semoga pengalaman singkat di perkemahan ini menjadi bekal berharga bagi adik-adik untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan peduli terhadap sesama.

Sampai jumpa di Persami tahun depan! Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia!

By Arsip

Share:

15 Desember 2025

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Dalam rangka Transformasi Pendidikan dan untuk meningkatkan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Wilayah Kerja Korwilcambidik Jayakerta, FKKG Kecamatan Jayakerta dan KKKS Jayakerta, Kabupaten Karawang mengadakan Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Senin, 15 Desember 2025 bertempat di SDN Kertajaya II.

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025
Kegiatan Diseminasi Digitalisasi
Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Dasar dari Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam jenjang SD Tahun 2025 adalah Surat Yayasan Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan Untuk Raih Prestasi Siswa Nomor: 03.001/ INSPIRASI/ EKS/ XI/ 2025, Tanggal 08 April 2025, Perihal, tanggal 7 Oktober 2025 perihal : Permohonan Fasda Inspirasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dan Tindaklanjut Surat Kadisdikpora nomor: 400.3/4100 – Disdikpora, tanggal 13 November 2025, Perihal Pemberitahuan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran.


Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Pendidikan dasar adalah pondasi. Di era di mana teknologi berkembang pesat, cara kita mengajar di ruang kelas pun harus ikut bertransformasi. Bukan sekadar mengganti papan tulis dengan layar proyektor, melainkan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Semangat inilah yang melatarbelakangi FKKG (Forum Komunikasi Kelompok Kerja Guru) dan KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Jayakerta dalam menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) jenjang SD. Acara ini menjadi momentum penting bagi para pendidik di wilayah Jayakerta untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi digital mereka.

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025 tersebut dibuka langsung oleh Kepala Korwilcambidik Jayakerta Bapak H. Edi Komarudin, S.Pd. didampingi oleh Pengawas Bina Jayakerta, Ketua KKKS Jayakerta dan Ketua PGRI Cabang Jayakerta. Adapun peserta kegiatan adalah Kepala Sekolah SD dan perwakilan 2 orang guru dari masing-masing sekolah yang ada di wilayah kerja Korwilcambidik Jayakerta, Kabupaten Karawang.

"Teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan peran guru yang hebat. Namun, teknologi di tangan guru yang hebat dapat menjadi transformasional."

Kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam Jenjang SD Tahun 2025

Dengan kegiatan Diseminasi Digitalisasi Pembelajaran Mendalam ini diharapkan tidak berhenti di ruangan seminar saja. Tujuan akhirnya adalah implementasi nyata di dalam kelas. Dengan bekal yang didapatkan, para guru diharapkan mampu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, di mana siswa merasa terlibat penuh (engaged) dan materi pelajaran terasa relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Digitalisasi bukan lagi beban, melainkan solusi untuk tantangan pendidikan masa kini.

Perjalanan transformasi digital ini masih panjang. Korwilcambidik Jayakerta beserta jajaran berkomitmen untuk terus mendampingi para guru melalui pelatihan berkelanjutan dan forum berbagi praktik baik. Mari kita dukung terus kemajuan pendidikan di Jayakerta. Karena guru yang terus belajar, akan melahirkan murid yang gemar belajar seumur hidup.

Eka - File By Arsip

Share:

04 Desember 2025

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Ke Siswa Korban Musibah Kebakaran

Pada Hari Kamis, 4 Desember 2025, Pengurus PGRI Cabang Jayakerta dipimpin Ketua PGRI Jayakerta Bapak Marjono, S.Pd. bersama perwakilan Pengurus PGRI Jayakerta dan didampingi oleh Kepala SDN Kampungsawah V Bapak Muhtar Akbar Saputra, S.Pd. menyalurkan bantuan kepada orang tua siswa korban musibah kebakaran. Setelah mendengar informasi musibah kebakaran tersebut, PGRI Kecamatan Jayakerta bergerak cepat menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut merupakan hasil dari donasi dari rekan-rekan guru dan siswa.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Ke Siswa Korban Musibah Kebakaran

Solidaritas pendidikan ditunjukkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Jayakerta pasca kebakaran yang menimpa kediaman Ibu Wafa Zulfawati, salah satu wali murid Siswa SDN Kampungsawah V. Musibah tersebut terjadi pada Minggu malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 18.15 WIB, di Dusun Campea RT 009 RW 003, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Karawang. Menyikapi musibah tersebut, PGRI Kecamatan Jayakerta menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam. PGRI Jayakerta hadir untuk memberikan dukungan dan menyampaikan pesan harapan agar keluarga Ibu Wafa yang terkena musibah diberikan kekuatan dan kesabaran.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Korban Musibah Kebakaran

Ketua PGRI Jayakerta, Marjono, S.Pd. mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut. Kehadiran PGRI, didampingi perwakilan pengurus, guru dan Kepala SDN Kampungsawah V bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan meringankan beban yang dialami. Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok (sembako), pakaian sekolah, serta sejumlah uang tunai. Sumbangan ini sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga siswa yang tertimpa bencana.

Share:

27 November 2025

Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI)
PANITIA HGN DAN HUT PGRI KE-80
KABUPATEN KARAWANG
Sekretariat : Jln. Husni Hamid No. 57 Telp. (0267) 406439 Karawang 41312
Email: pgrikrw@yahoo.com-pgrikarawang@yahoo.co.id

Karawang, 27 November 2025
Nomor : 079/PAN-HGN/HUT-PGRI/XI/2025
Lampiran : - 
Perihal : Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

Kepada Yth.
Bapak/Ibu/Saudara
Ketua, Pengurus serta Anggota Cabang PGRI
Se-Kabupaten Karawang di Karawang.

Dengan hormat,
Salam Semangat dan Salam Solidaritas kami sampaikan kepada Bapak/Ibu.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, PGRI Kabupaten Karawang akan menyelenggarakan Gebyar HUT PGRI Kabupaten Karawang sebagai ajang silaturahmi serta peningkatan semangat profesionalisme guru di Kabupaten Karawang.

Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai Technical Meeting Hari Kamis, 27 November 2025, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dan berpartisipasi sebagai peserta gebyar tersebut, yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu 29 November 2025
Waktu : Pukul 07.00 WIB s.d. selesai
Tempat : Grand Outlet KIIC Karawang

RUNDOWN ACARA PUNCAK HGN DAN HUT PGRI KE- 80
KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2025
"Bersama Wujudkan Indonesia Emas 2045"
Sabtu, 29 November 2025
GRAND OUTLET KARAWANG

RUNDOWN ACARA PUNCAK HGN DAN HUT PGRI KE- 80

Share:

20 November 2025

Nama-Nama Kecamatan di Karawang

Nama-Nama Kecamatan di Karawang

NAMA-NAMA KECAMATAN DI KABUPATEN KARAWANG [3215]

Kabupaten Karawang, sebuah kabupaten yang terkenal dengan julukan "Kota Pangkal Perjuangan" sekaligus salah satu pusat industri dan lumbung padi di Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Karawang memiliki wilayah yang cukup luas, yang terbagi menjadi 30 (tiga puluh) Kecamatan. Berikut adalah daftar lengkap 30 Kecamatan yang berada di bawah administrasi Kabupaten Karawang, disusun berdasarkan urutan alfabetis agar mudah Anda telusuri:

  1. Kecamatan Banyusari
  2. Kecamatan Batujaya
  3. Kecamatan Ciampel
  4. Kecamatan Cibuaya
  5. Kecamatan Cikampek
  6. Kecamatan Cilamaya Kulon
  7. Kecamatan Cilamaya Wetan
  8. Kecamatan Cilebar
  9. Kecamatan Jatisari
  10. Kecamatan Jayakerta
  11. Kecamatan Karawang Barat
  12. Kecamatan Karawang Timur
  13. Kecamatan Klari
  14. Kecamatan Kotabaru
  15. Kecamatan Kutawaluya
  16. Kecamatan Lemahabang
  17. Kecamatan Majalaya
  18. Kecamatan Pakisjaya
  19. Kecamatan Pangkalan
  20. Kecamatan Pedes
  21. Kecamatan Purwasari
  22. Kecamatan Rawamerta
  23. Kecamatan Rengasdengklok
  24. Kecamatan Talagasari
  25. Kecamatan Tegalwaru
  26. Kecamatan Telukjambe Barat
  27. Kecamatan Telukjambe Timur
  28. Kecamatan Tempuran
  29. Kecamatan Tirtajaya
  30. Kecamatan Tirtamulya


Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat.

Share:

Arti Lambang Daerah Karawang

Arti Lambang Daerah Karawang

Arti Lambang Daerah Karawang

Lambang daerah bukan sekadar gambar, melainkan sebuah identitas yang merangkum sejarah, cita-cita, dan karakteristik sebuah wilayah. Bagi masyarakat Kabupaten Karawang, lambang daerah adalah cerminan dari semangat perjuangan, kemakmuran, dan warisan budaya yang kaya. Berikut adalah uraian mendalam mengenai arti dari setiap elemen yang membentuk Lambang Kabupaten Karawang.

Lambang Daerah Karawang
Lambang Daerah Kabupaten Karawang

Filosofi Warna dan Kemakmuran.
Lambang Kabupaten Karawang didominasi oleh elemen yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
  • Warna Dasar Hijau, Padi, dan Kapas: Elemen-elemen ini secara kolektif melambangkan Kemakmuran dan Kesejahteraan yang senantiasa diwujudkan di Kabupaten Karawang. Karawang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, yang ditegaskan dengan adanya gambar padi dan kapas.

Karawang sebagai Lumbung Pertanian.
Peran Karawang sebagai daerah agraris diwakilkan oleh elemen ini:
  • Pintu Air: Melambangkan Karawang sebagai daerah pertanian yang diairi oleh sistem pengairan teknis. Ini merujuk pada pentingnya sistem irigasi, yang salah satunya bersumber dari Sungai Citarum, dalam menopang sektor pertanian Karawang.

Semangat Proklamasi Kemerdekaan.
Lambang ini juga sarat dengan nilai-nilai sejarah dan semangat perjuangan dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Butir Padi 17, Pintu Air 8, Tanaman Padi/Rawa 45: Angka-angka ini melukiskan tanggal 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menegaskan semangat juang dan ikatan sejarah Karawang dengan momentum penting kemerdekaan.
  • Golok Lubuk: Melambangkan semangat pantang menyerah Kabupaten Karawang dalam membela Tanah Air dan Bangsa. Golok ini juga sering diartikan sebagai simbol "Alif" yang bermakna Karawang sebagai Pangkal Perjuangan Kemerdekaan.

Hari Jadi Kabupaten Karawang.
Salah satu elemen pada lambang juga merujuk pada hari jadi Kabupaten Karawang.
  • Bunga Kapas 10: Melambangkan tanggal 10 Maulud Tahun Alif 1.555 (Tahun Jawa) atau 10 Rabiul Awal 1043 H, yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Karawang.

Warisan Sejarah Sungai Citarum.
Elemen ini menyoroti peran strategis Karawang sejak masa lampau.
  • Alur Putih Empat: Melukiskan bahwa pada Abad ke IV, Kerajaan Tarumanegara telah memanfaatkan Sungai Citarum sebagai jalur perhubungan dan memiliki peran penting dalam sejarah kawasan. Saat ini, Sungai Citarum masih memiliki peran multiguna, terutama untuk pertanian.

Bentuk Kesatuan.
Secara keseluruhan, lambang ini berbentuk perisai, yang mencerminkan pertahanan dan perlindungan. Bentuk perisai ini sejalan dengan kepribadian Bangsa Indonesia dan juga menopang cita-cita daerah untuk mewujudkan Karawang yang mandiri, bermartabat, dan sejahtera. Lambang Kabupaten Karawang adalah sebuah ikrar visual yang mengingatkan setiap warganya akan akar sejarah yang kuat, sumber daya alam yang melimpah, dan semangat perjuangan yang tak pernah padam.


Share:

Sejarah Singkat Karawang

Sejarah Singkat Karawang

SEJARAH SINGKAT KABUPATEN KARAWANG
(Sumber : Catatan Sejarah Karawang dari Masa ke Masa; T. Bintang)

Keberadaan daerah Karawang, telah dikenal sejak masa Kerajaan Padjajaran (yang berpusat di Bogor), karena pada masa itu, Karawang merupakan satu-satunya jalur lalu lintas yang sangat penting sebagai jalur transportasi hub- ungan antara dua Kerajaan besar, yakni Kerajaan Padjadjaran dengan Kerajaan Galuh Pakuan yang berpusat di Ciamis.

Sumber lain (buku-buku yang dicatat dalam sejarah bangsa Portugis) tahun 1512 dan 1552 menerangkan bahwa "pelabuhan - pelabuhan penting" dari Kerajaan Padjajaran adalah "CARAVAN". Yang dimaksud sebagai "CARAVAN" dalam sumber tadi adalah tentang letak daerah Karawang yang berada di sekitar Sungai Citarum.

Sejak dahulu kala, bila akan melewati daerah rawan, demi keamanan di jalan, orang-orang selalu bepergian secara berkafilah atau rombongan dengan menggunakan hewan seperti kuda, sapi, kerbau atau keledai. Demikian juga halnya yang mungkin terjadi pada zaman dahulu Kesatuan - kesatuan kafilah yang dalam bahasa Portugisnya disebut "CARAVAN". Membuat pelabuhan-pelabuhan yang be-rada disekitar muara Sungai Citarum yang menjorok hingga ke daerah¬daerah pedalamannya sehingga dikenal dengan sebutan "CARAVAN". Yang kemudian berubah menjadi Karawang.

Luas wilayah Kabupaten Karawang saat itu tidak sama dengan luas wilayah Kabupaten Karawang pada masa sekarang. Pada saat itu, luas Kabupaten Karawang meliputi Bekasi, Subang, Purwakarta, dan Karawang sendiri. Untuk lebih jelasnya silahkan Baca di Buku Sejarah Karawang di bawah ini.


Sumber : https://karawangkab.go.id - Selayang Pandang

Baca juga : Kegiatan Persami Gugus Kemiri tahun 2025
Share:
PGRI CABANG JAYAKERTA
PGRI Cabang Jayakerta
PGRI Cabang Jayakerta
    PGRI Cabang Jayakerta - Karawang

    KATEGORI

    Recent Posts