PGRI Cabang Jayakerta
Masa Bakti XXIII Tahun 2025 - 2030

Situs Resmi PGRI Cabang Jayakerta, Kabupaten Karawang. Informasi Kegiatan Guru, Administrasi, Organisasi, Berita Pendidikan, dan Transformasi Digital Pendidik di Wilayah Jayakerta.

PGRI Cabang Jayakerta


Tampilkan postingan dengan label PGRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PGRI. Tampilkan semua postingan

29 Maret 2026

Selamat Masuk Sekolah Pasca Lebaran 2026

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Sampurasun, Bapak dan Ibu Guru Hebat di Wilayah Jayakerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Setelah melewati indahnya hari kemenangan dan hangatnya silaturahmi bersama keluarga di momen Idul Fitri 1447 H, kini tiba saatnya kita kembali ke medan perjuangan mencerdaskan anak bangsa. Selamat Kembali Masuk Sekolah Pasca Lebaran 2026. Menindaklanjuti Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri serta Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2025/2026, Masa Cuti Bersama dan libur Idul Fitri 1447 H /2026 M berakhir pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Hari Pertama Masuk Seluruh siswa/i untuk kembali ke sekolah pada hari Senin, 30 Maret 2026.

Selamat Masuk Sekolah Pasca Lebaran 2026
(Gambar Ilustrasi Kembali Masuk Sekolah)

Segenap Pengurus PGRI Cabang Jayakerta mengucapkan "Selamat Hari Pertama Masuk Sekolah Setelah Libur Idul Fitri 2026. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf".

Mari kita bawa semangat "kembali fitrah" ini ke dalam ruang-ruang kelas. Jadikan energi positif dari kampung halaman sebagai bahan bakar untuk membimbing siswa-siswi kita dengan lebih sabar, inovatif, dan penuh kasih sayang.

Harapan Kita Bersama sebagai Pengurus PGRI Cabang Jayakerta, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat setelah Idul Fitri 1447 H / 2026 M:
  • Silaturahmi Tetap Terjaga: Jadikan momen hari pertama ini untuk saling memaafkan antar rekan sejawat dan peserta didik.
  • Peningkatan Kualitas: Semoga setelah Ramadhan kemarin kita menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin dan berintegritas dalam mengajar.
  • Jayakerta Maju: Teruslah berkarya untuk memajukan pendidikan di bumi Karawang tercinta.

Selamat bertugas kembali, para pejuang pendidikan. Tetap jaga silaturahmi, jaga kesehatan dan tetap semangat dalam pengabdian!
Salam Solidaritas, Hidup PGRI, Transformasi Guru, Wujudkan Indonesia Maju.
Pengurus PGRI Cabang Jayakerta.
Masa Bakti XXIII 2025 - 2030.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Share:

21 Maret 2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Jayakerta, Karawang – Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Menebar Maaf, Mempererat Silaturahmi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Gema takbir mulai berkumandang, menandai berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Segenap keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jayakerta mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Bagi kita, para pendidik di lingkungan Jayakerta, momen ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, membersihkan hati dari segala khilaf, serta memperkuat komitmen kita dalam mencerdaskan anak bangsa.

Di hari yang fitri ini, mari kita jadikan semangat Idul Fitri sebagai energi baru untuk: 
  1. Mempererat Solidaritas: Menjaga kekompakan antar sesama guru dan tenaga kependidikan di wilayah Jayakerta.
  2. Meningkatkan Kesabaran: Membawa nilai-nilai kesabaran Ramadan ke dalam ruang kelas.
  3. Menebar Maaf: Menghapus segala sekat dan perbedaan demi kemajuan pendidikan di Karawang.

Melalui momen ini, kami juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru yang tanpa lelah terus berdedikasi. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat walafiat.

Selamat berkumpul dengan keluarga tercinta. Nikmati hidangan khas lebaran, namun tetap jaga kesehatan agar kita bisa kembali beraktivitas dengan semangat yang fitri.

PGRI Jayakerta – Solidaritas, Dedikasi, dan Pengabdian.
Penulis: Admin PGRI Jayakerta.
Kategori: Berita Organisasi / Hari Besar Keagamaan

Share:

18 Februari 2026

Selamat Menjalankan Puasa Ramadan 1447 H

Marhaban Ya Ramadan 1447 H
Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Selamat datang bulan penuh keberkahan! Seiring dengan ketetapan pemerintah melalui sidang isbat, kita kembali dipertemukan dengan Ramadan 1447 H yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat tali silaturahmi, membersihkan hati dari segala khilaf, dan meningkatkan kualitas ibadah kita sebagai masyarakat Karawang yang religius dan penuh semangat kebersamaan.


Selamat Menjalankan Puasa Ramadan 1447 H

Bagi warga Karawang dan sekitarnya, jadwal Imsakiyah tahun 2026 ini menunjukkan waktu Imsak berada di kisaran pukul 04.28 – 04.30 WIB dan waktu Maghrib (Buka Puasa) pada pukul 18.06 – 18.15 WIB. Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri puasa sangatlah penting, sehingga pastikan Anda selalu merujuk pada jadwal resmi dari Kementerian Agama RI wilayah Kabupaten Karawang agar ibadah berjalan lebih tenang dan teratur.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H
Untuk Wilayah Karawang dan Sekitarnya

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H Untuk Wilayah Karawang dan Sekitarnya

Bulan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun juga saatnya kita meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Di tengah suasana kota industri yang dinamis, mari kita sempatkan waktu untuk berbagi dengan sesama, memakmurkan masjid-masjid di lingkungan perumahan maupun perkampungan, serta memperbanyak tilawah Al-Qur'an demi meraih pahala yang berlipat ganda di bulan yang mulia ini.

Semoga Ramadan 2026 ini membawa kedamaian, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua beserta keluarga tercinta. Mari kita jalani setiap harinya dengan penuh rasa syukur dan kesabaran hingga tiba di hari kemenangan nanti. Selamat menjalankan ibadah puasa 1447 H untuk seluruh warga Karawang, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita. Aamiin.

Share:

12 Februari 2026

PGRI Jayakerta Beri Bantuan Siswa Korban Kebakaran

Keluarga besar PGRI Jayakarta pada hari Kamis, 12 Februari 2026 menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada salah satu siswa kelas 4 di SDN Medangasem II yang tertimpa musibah kebakaran rumah. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dari Siswa, para guru dan anggota organisasi untuk meringankan beban keluarga siswa yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Penyerahan donasi dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah dengan disaksikan oleh pihak guru dan pengurus PGRI.

PGRI Jayakerta Beri Bantuan Siswa SDN Medangasem II  Korban Kebakaran

Musibah yang menghanguskan rumah siswa tersebut menyisakan duka mendalam, terutama bagi sang anak yang kehilangan perlengkapan sekolah dan tempat belajar yang nyaman. Menanggapi situasi ini, PGRI Jayakarta bergerak cepat menggalang dana sebagai wujud tanggung jawab moral dan sosial antar sesama pendidik dan peserta didik. Inisiatif ini membuktikan bahwa peran organisasi profesi guru tidak hanya terbatas pada pengembangan karier, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan di lingkungan pendidikan.

Pihak sekolah SDN Medangasem II menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh PGRI Jayakarta. Dukungan ini dinilai sangat berarti, bukan hanya secara materiil untuk membantu perbaikan hunian, tetapi juga secara moril untuk memulihkan semangat belajar sang siswa. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa tersebut dapat segera kembali fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit.

Melalui kegiatan donasi ini, PGRI Jayakarta berharap dapat memicu semangat gotong royong yang lebih luas di tengah masyarakat pendidikan. Solidaritas seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh siswa mengenai pentingnya empati dan saling membantu saat ada kawan yang mengalami kesusahan. Aksi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun ketahanan komunitas sekolah saat menghadapi bencana yang tak terduga.

Share:

29 Januari 2026

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Jayakerta, 29 Januari 2026. Musim hujan yang ekstrem baru-baru ini menyisakan tantangan besar bagi dunia pendidikan di wilayah Jayakerta, Kabupaten Karawang. Beberapa sekolah terendam banjir, mengakibatkan aktivitas belajar mengajar terganggu. Merespons kondisi tersebut, PGRI Cabang Jayakerta bergerak cepat melalui program "PGRI Jayakerta Peduli". Aksi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata solidaritas di tengah masa sulit.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Awal tahun 2026 menjadi ujian kesabaran bagi masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya di wilayah Kecamatan Jayakerta. Intensitas hujan yang tinggi sejak pertengahan Januari menyebabkan sejumlah sekolah dan pemukiman warga terendam banjir. Namun, di tengah kepungan air, hangatnya solidaritas tetap mengalir melalui aksi nyata PGRI Cabang Jayakerta.


PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Wujud Solidaritas

Ketua PGRI Jayakerta, Bapak Marjono, S.Pd. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif spontan dari seluruh anggota dan siswa yang merasa terpanggil melihat rekan sejawat dan siswa yang berjuang di tengah genangan air.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

"Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena air meninggi. Kami hadir untuk memastikan rekan-rekan guru dan siswa tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian," ujarnya di sela-sela penyaluran bantuan.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk warga Terdampak Banjir


Beberapa sekolah di wilayah Jayakerta yang sempat mengalami genangan air, yang menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dialihkan secara daring (PJJ). Bentuk Solidaritas ini diharapkan dapat membantu warga dan siswa terdampak sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera kembali normal seperti sedia kala.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Fokus Penyaluran Bantuan

Tim relawan PGRI Jayakerta menyisir beberapa titik sekolah yang mengalami dampak paling parah. Fokus utama bantuan kali ini meliputi:

  1. Logistik Dasar: Bahan pangan dan kebutuhan darurat untuk warga dan siswa yang terdampak.
  2. Dukungan Moril: Memberikan semangat kepada para pendidik agar tetap tegar dalam menjalankan tugas di tengah bencana.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir

Kami menyadari bahwa bantuan ini mungkin tidak menghapus seluruh beban, namun setidaknya dapat meringankan duka dan menguatkan mental rekan-rekan sejawat. Kami juga berharap adanya evaluasi berkelanjutan terkait infrastruktur drainase di sekitar area pendidikan agar bencana serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Terima kasih kepada seluruh donatur, guru dan siswa yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.

Arsip By E.I.
Share:

26 Januari 2026

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Karawang, 26 Januari 2026 – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang. Di tengah situasi sulit ini, solidaritas dan kepedulian antarsesama menjadi kekuatan utama untuk bangkit kembali. Menanggapi situasi darurat tersebut, Pengurus PGRI Kabupaten Karawang secara resmi mengeluarkan instruksi melalui surat nomor 075/Um/JBA/1012/XXXIII/2025 perihal Permohonan Pengumpulan Donasi Peduli Bencana Karawang.

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Panggilan Kemanusiaan untuk Bapak/Ibu Guru

PGRI Kabupaten Karawang mengajak seluruh jajaran pengurus di tingkat Cabang dan Ranting, serta seluruh anggota guru di wilayah yang tidak terdampak, untuk bahu-membahu menggalang bantuan. Gerakan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban organisasi, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang selalu kita ajarkan di sekolah.

PGRI Karawang Bergerak: Mari Ringankan Beban Saudara Kita yang Terdampak Banjir

Mekanisme Pengumpulan Donasi

Agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran, berikut adalah panduan pelaksanaannya:

  1. Koordinasi Terpusat: Pengumpulan donasi dilakukan dan dikoordinir sepenuhnya oleh masing-masing Pengurus PGRI Cabang.
  2. Sumber Donasi: Sumbangan dapat dihimpun dari anggota PGRI maupun unsur masyarakat lainnya di wilayah masing-masing.
  3. Teknis Penyaluran: Batas waktu dan teknis penyerahan bantuan diatur berdasarkan kebijakan pengurus cabang setempat dengan tetap memberikan tembusan kepada Pengurus PGRI Kabupaten.

Mari Berkontribusi

Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang saat ini tengah berjuang di pengungsian atau sedang membersihkan rumah pasca-banjir. Mari kita tunjukkan bahwa keluarga besar PGRI Karawang hadir dan peduli.

"Pendidikan bukan hanya soal mengajar di kelas, tapi juga tentang memberikan teladan dalam kepedulian sosial."

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berpartisipasi, silakan menghubungi pengurus PGRI Cabang di wilayah masing-masing untuk informasi lebih lanjut mengenai posko pengumpulan dana atau logistik.

Salam Solidaritas

Share:

09 Januari 2026

Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026

Menyambut Semester Baru dengan Semangat. Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Pada Hari Pertama Semester Genap. Libur semester ganjil telah usai! Memasuki awal tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa suasana baru untuk memulai hari pertama sekolah. Melalui Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 2 Tahun 2026, pemerintah resmi memperkenalkan program Pagi Ceria yang dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Bendera. Apa sebenarnya isi dari Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 ini dan bagaimana sekolah harus menerapkannya? Mari kita bahas bersama.

Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 tentang Pagi Ceria
Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026

Apa itu Program "Pagi Ceria"?

Berbeda dengan awal semester biasanya yang seringkali langsung diisi dengan pembagian jadwal atau pembersihan kelas, Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 menekankan pada aspek psikologis dan kesiapan mental siswa. Pagi Ceria adalah rangkaian kegiatan rekreatif dan edukatif yang dilakukan sebelum atau sesudah Upacara Bendera pada hari pertama masuk sekolah. Tujuannya adalah:
  1. Membangun kembali kedekatan emosional antara guru dan siswa.
  2. Mengurangi kecemasan siswa (school anxiety) setelah libur panjang.
  3. Meningkatkan motivasi belajar melalui lingkungan yang positif.



Berikut adalah Poin-Poin penting ringkasan panduan pelaksanaan yang tertuang dalam dalam Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Pada Hari Pertama Semester Genap.
  1. Upacara Bendera, Dilaksanakan secara khidmat sebagai simbol nasionalisme, namun dengan durasi yang efisien agar tidak melelahkan siswa.
  2. Amanat Pembina, Fokus pada apresiasi, motivasi, dan penyampaian visi sekolah selama satu semester ke depan dengan bahasa yang inspiratif.
  3. Aktivitas Pagi Ceria, Bisa berupa ice breaking, penampilan bakat singkat, sarapan bersama, atau sesi berbagi cerita liburan yang edukatif.
  4. Partisipasi Guru, Seluruh tenaga pendidik wajib menyambut siswa di gerbang sekolah dengan ramah (senyum, sapa, salam).


Rangkaian kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera meliputi:
  1. Senam Anak Indonesia Hebat Musik dan gerakan diakses sesuai senam dapat melalui laman https://youtu.be/qvQSLvi_5WA.
  2. Upacara Bendera.
  3. Doa bersama sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk kelancaran proses pembelajaran Semester Genap.
  4. Menyanyikan lagu Hari Baru sebagai penutup Upacara Bendera, dilaksanakan secara bersama-sama untuk menumbuhkan kekompakan dan optimisme. Musik dapat diakses melalui tautan https://s.id/laguharibaru.

Surat Edaran Mendikdasmen No. 2 Tahun 2026 adalah langkah positif untuk menciptakan budaya sekolah yang lebih humanis. Mari kita jadikan semester genap tahun ajaran 2025/2026 ini sebagai momentum untuk mencetak prestasi dengan hati yang gembira. Selamat kembali ke sekolah, para penggerak masa depan.

Share:

22 Desember 2025

Merayakan Cinta Tanpa Batas di Hari Ibu 2025

Merayakan Cinta Tanpa Batas di Hari Ibu 2025. Tanggal 22 Desember selalu menjadi momen yang istimewa di Indonesia. Tahun 2025 ini, di tengah dunia yang bergerak semakin cepat dengan teknologi dan segala kesibukannya, esensi dari sosok Ibu tetap menjadi "jangkar" yang tak tergantikan bagi kita semua. Tema Hari Ibu Tahun 2025 adalah Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.

Merayakan Cinta Tanpa Batas di Hari Ibu Tahun 2025

Selamat Hari Ibu Tahun 2025
22 Desember 2025


Hari Ibu bukan sekadar perayaan tahunan atau tumpukan buket bunga. Ini adalah momen untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan mengapresiasi napas kasih sayang yang telah menghidupkan mimpi-mimpi kita.

Peringatan Hari Ibu merupakan apresiasi atas dedikasi kaum perempuan dalam lingkup keluarga hingga kemajuan negara. Pada 22 Desember 2025 yang menandai peringatan ke-97, KemenPPPA secara resmi meluncurkan logo baru yang merepresentasikan semangat perjuangan serta peran strategis perempuan di tanah air.

Hari ini, 22 Desember 2025, kalender kita mungkin hanya menunjukkan sebuah angka. Namun, bagi jutaan anak dan keluarga di Indonesia, hari ini adalah momen untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan mengucap terima kasih kepada sosok yang menjadi fondasi hidup kita "Ibu". Doa adalah jembatan terbaik untuk merayakannya.

Selamat Hari Ibu untuk semua perempuan hebat dimanapun berada. Terima kasih telah menjadi cahaya, penyemangat, dan inspirasi bagi masa depan bangsa. Mari kita gunakan momen ini untuk memastikan Ibu kita merasa dicintai, dihargai, dan didengar tidak hanya hari ini, tapi setiap hari.

Share:

04 Desember 2025

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Ke Siswa Korban Musibah Kebakaran

Pada Hari Kamis, 4 Desember 2025, Pengurus PGRI Cabang Jayakerta dipimpin Ketua PGRI Jayakerta Bapak Marjono, S.Pd. bersama perwakilan Pengurus PGRI Jayakerta dan didampingi oleh Kepala SDN Kampungsawah V Bapak Muhtar Akbar Saputra, S.Pd. menyalurkan bantuan kepada orang tua siswa korban musibah kebakaran. Setelah mendengar informasi musibah kebakaran tersebut, PGRI Kecamatan Jayakerta bergerak cepat menyalurkan bantuan. Bantuan tersebut merupakan hasil dari donasi dari rekan-rekan guru dan siswa.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Ke Siswa Korban Musibah Kebakaran

Solidaritas pendidikan ditunjukkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Jayakerta pasca kebakaran yang menimpa kediaman Ibu Wafa Zulfawati, salah satu wali murid Siswa SDN Kampungsawah V. Musibah tersebut terjadi pada Minggu malam, 30 Desember 2025, sekitar pukul 18.15 WIB, di Dusun Campea RT 009 RW 003, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Karawang. Menyikapi musibah tersebut, PGRI Kecamatan Jayakerta menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam. PGRI Jayakerta hadir untuk memberikan dukungan dan menyampaikan pesan harapan agar keluarga Ibu Wafa yang terkena musibah diberikan kekuatan dan kesabaran.

PGRI Jayakerta Salurkan Bantuan Korban Musibah Kebakaran

Ketua PGRI Jayakerta, Marjono, S.Pd. mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut. Kehadiran PGRI, didampingi perwakilan pengurus, guru dan Kepala SDN Kampungsawah V bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan meringankan beban yang dialami. Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok (sembako), pakaian sekolah, serta sejumlah uang tunai. Sumbangan ini sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga siswa yang tertimpa bencana.

Share:

27 November 2025

Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI)
PANITIA HGN DAN HUT PGRI KE-80
KABUPATEN KARAWANG
Sekretariat : Jln. Husni Hamid No. 57 Telp. (0267) 406439 Karawang 41312
Email: pgrikrw@yahoo.com-pgrikarawang@yahoo.co.id

Karawang, 27 November 2025
Nomor : 079/PAN-HGN/HUT-PGRI/XI/2025
Lampiran : - 
Perihal : Undangan Keikutsertaan Gebyar HUT PGRI Ke-80

Kepada Yth.
Bapak/Ibu/Saudara
Ketua, Pengurus serta Anggota Cabang PGRI
Se-Kabupaten Karawang di Karawang.

Dengan hormat,
Salam Semangat dan Salam Solidaritas kami sampaikan kepada Bapak/Ibu.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, PGRI Kabupaten Karawang akan menyelenggarakan Gebyar HUT PGRI Kabupaten Karawang sebagai ajang silaturahmi serta peningkatan semangat profesionalisme guru di Kabupaten Karawang.

Sehubungan dengan hal tersebut, sesuai Technical Meeting Hari Kamis, 27 November 2025, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dan berpartisipasi sebagai peserta gebyar tersebut, yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Sabtu 29 November 2025
Waktu : Pukul 07.00 WIB s.d. selesai
Tempat : Grand Outlet KIIC Karawang

RUNDOWN ACARA PUNCAK HGN DAN HUT PGRI KE- 80
KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2025
"Bersama Wujudkan Indonesia Emas 2045"
Sabtu, 29 November 2025
GRAND OUTLET KARAWANG

RUNDOWN ACARA PUNCAK HGN DAN HUT PGRI KE- 80

Share:

25 November 2025

Selamat HUT PGRI dan Hari Guru Nasional

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setiap tanggal 25 November merayakan HUT (Hari Ulang Tahun). Selain merayakan HUT PGRI, tanggal 25 November juga sering dirayakan sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Untuk itulah sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan Hari Lahir PGRI Tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Selamat HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2025

Sekarang Hari Selasa, 25 November 2025 kita memperingati Hari Ulang Tahun PGRI yang Ke - 80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025.

Kami Segenap Keluarga Besar

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
(PGRI)

Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang
Provinsi Jawa Barat

Mengucapkan :

Selamat Memperingati
HUT Ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional
25 November 2025

Semoga PGRI, Guru dan Seluruh Rakyat Bangsa Indonesia tetap jaya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hidup Guru! Hidup PGRI! Salam Solidaritas! Karawang Maju! Jawa Barat Istimewa! NKRI Harga Mati!

Share:

23 November 2025

Hymne PGRI

Lirik Lagu Hymne PGRI

Karangan / Ciptaan : Dana Setia

Bagai secercah cahaya
Bagai sebutir embun
Di kala alam gelap bumi gersang

Pewujud mimbar cendekia
Pembukti karya mulia
Bagi bangsa Negara
Indonesia bahagia

Oh… Tuhan berkatilah dia
Oh… Tuhan lindungilah dia

Dirgahayu PGRI
Dirgahayulah dikau
Dirgahayu slamanya
Untuk Beli Buku Klik Gambar di bawah ini
Himpunan Lagu Wajib Nasional

Share:

22 November 2025

Arti Lambang PGRI

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kali ini saya akan ikutan share tentang Logo dan Arti Lambang PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) yang saya dapat dari Website PB PGRI. Berdasarkan sejarah, PGRI berdiri melalui Kongres yang diadakan tanggal 25 November 1945 yaitu seratus hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk itulah sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan Hari Lahir PGRI Tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Arti Lambang PGRI


Bentuk:
Cakra/Lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus-menerus.

Ukuran, corak, dan warna:

Bidang : bagian pinggir Lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan keberanian bagi kepentingan rakyat. Warna putih dengan tulisan "Persatuan Guru Republik Indonesia" melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian dan kasih sayang. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan pengabdian kepada negara, bangsa dan tanah air Indonesia.

Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning melambangkan fungsi guru (pada pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan perguruan tinggi) dengan hakikat tugas pengabdian guru sebagai pendidik yang besar dan luhur.

Nyala Api dengan 5 sinar warna merah melambangkan arti ideologi Pancasila dan arti teknis yakni sasaran budi pekerti, cipta, rasa, karsa dan karya generasi.

Empat buku mengapit suluh,

Dengan posisi 2 datar dan 2 tegak (simetris) dengan warna corak putih melambangkan sumber ilmu yang menyangkut nilai-nilai moral, pengetahuan, keterampilan dan akhlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan tinggi.

Warna dasar tengah hijau,
melambangkan kemakmuran generasi.

Sumber : http://pgri.or.id

Demikian postingan tentang Logo dan Arti Lambang PGRI. Semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila ada kesalahan, kekurangan mapun kata-kata yang kurang berkenan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Share:

Mars PGRI

Lirik Lagu Mars PGRI


Karangan / Ciptaan : R.BASUKI ENDROPRANOTO

PGRI .. abadi
Tetap mempersatukan diri
Dengan nama nan sentosa
lahir negara kita

PGRI abadi
Bernaung di bawah sang panji
Sinar surya nan merata
Anggotanya bersama

Wahai kaum guru semua
Bangunkan rakyat dari g’lita
Kita lah penyuluh bangsa
Pembimbing melangkah ke muka

Insyaflah ‘kan kewajiban kita
Mendidik mengajar praputra
Kita lah pembangun jiwa
Pencipta kekuatan negara

--------
PGRI .. abadi
Tetap mempersatukan diri
Dengan nama nan sentosa
Lahir negara kita

PGRI abadi
Bernaung di bawah sang panji
Sinar surya nan merata
Anggotanya bersama

Wahai kaum guru semua
Bangunkan rakyat dari g’lita
Kita lah penyuluh bangsa
Pembimbing melangkah ke muka

Insyaflah ‘kan kewajiban kita
Mendidik mengajar praputra
Kita lah pembangun jiwa
Pencipta kekuatan negara

Untuk Beli Buku Klik Gambar di bawah ini
Himpunan Lagu Wajib Nasional

Share:

21 November 2025

Visi dan Misi PGRI

Visi dan Misi PGRI

Tujuan, Visi, dan Misi PGRI

(Persatuan Guru Republik Indonesia)

Berikut Tujuan, Visi, dan Misi PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Pusat.
Secara Umum PGRI bertujuan untuk :

  1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mempertahankan, mengamankan, serta mengamalkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
  2. Berperan aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya.
  3. Berperan serta mengembangkan system dan pelaksanaan pendidikan nasional.
  4. Mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya.
  5. Menjaga, memelihara, membela, serta meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kesejahteraan anggota serta kesetiakawanan organisasi.

Sesuai dengan Anggaran dasar PGRI bertujuan :

  1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,
  2. Berperanserta aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya,
  3. Berperanserta mengembangkan sistem dan pelaksanaan pendidikan nasional,
  4. Mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya,
  5. Menjaga, memelihara, membela serta meningkatkan harkat dan martabat guru dan tenaga kependidikan melalui peningkatan kesejahteraan serta kesetiakawanan anggota.

Visi PGRI

Terwujudnya organisasi mandiri dan dinamis yang dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui perannya oleh masyarakat“. PGRI didirikan untuk mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dengan program utamadi bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru.

Misi PGRI

a. Mewujudkan Cita-cita Proklamasi

PGRI bersama komponen bangsa yang lain berjuang, yaitu berusaha secara konsisten mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sesuai amanat Undang-undang Dasar 1945.

b. Mensukseskan Pembangunan Nasional

PGRI bersamakomponen bangsa malaksnakan pembangunan bangsa khususnya dibidang pendidikan

c. Memajukan Pendidikan Nasional

PGRI selalu berusaha untuk terlaksananya system pendidikan nasional, berusaha selalu memberikan masukan-masukan tentang pembangunan pendidikan kepada Departemen Pendidikan Nasional

d. Meningkatkan Profesionalitas Guru

PGRI berusaha dengan sungguh-sungguh agar guru menjadi profesional sehingga pembangunan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat direalisasikan

e. Meningkatkan Kesejahteraan Guru

Agar guru dapat profesional maka guru harus mendapatkan imbal jasa yang baik,ada perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sehingga ada rasa aman, Ada pembinaan karir yang jelas. Guru harus sejahtera, Porfesional, dan terlindungi.

Share:

Sejarah Singkat PGRI

Sejarah Singkat PGRI

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) setiap tanggal 25 November merayakan HUT (Hari Ulang Tahun). Selain merayakan HUT PGRI, tanggal 25 November juga sering dirayakan sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Nah, pada postingan kali ini saya akan share dan tulis ulang tentang Sejarah Singkat PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) yang saya dapat dari Website Resmi PGRI




Sejarah Singkat Persatuan Guru Republik Indonesia. Semangat ke Indonesiaan telah lama tumbuh di kalangan guru-guru Indonesia. Organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah. Dengan latar pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua.

Tidak mudah bagi PGBH memperjuangkan nasib anggotanya yang memiliki pangkat, status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda. Sejalan dengan itu, di samping PGHB berkembang pula Organisasi Guru Baru antara lain Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS), Perserikatan Normaalschool (PNS), Hogere Kweekschool Bond (HKSB). Di samping organisasi guru yang bercorak keagamaan, kebangsaan atau lainnya seperti Christelijke Onderwijs Vereneging (COV), Katolieke Onderwijs Bond (KOB), Vereneging Van Muloleerkrachten (VVM) dan Netherland Indische Onderwijs Genootschap (NIOG) yang beranggotakan semua guru tanpa membedakan golongan agama.
 
Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong guru-guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang selalu dijabat oleh orang Belanda, satu persatu pindah ketangan orang Indonesia. Semangat perjuangan ini semakin berkobar dan memuncak sampai pada kesadaran dan cita-cita kemerdekaan. Perjuangan guru tidak lagi berfokus pada perbaikan nasib serta kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, melainkan telah memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriak "Merdeka".

Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) di ubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata "Indonesia" yang mencerminkan Semangat Kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya kata "Indonesia" ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.

Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas. Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 - 25 November 1945 di Surakarta. Melalui Kongres ini segala Organisasi dan Kelompok guru yang di dasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru di bentuk. Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam Kongres inilah pada tanggal 25 November 1945 -- seratus hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan.

Dengan semangat pekik "Merdeka" yang bertalu-talu, di tengah bau mesiu pemboman oleh tentara Inggris atas Studio RRI Surakarta, mereka serentak bersatu untuk mengisi kemerdekaan dengan tiga tujuan :
  1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia.
  2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan.
  3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, Guru pada khususnya.

Sejak Kongres Guru Indonesia itu, semua Guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Jiwa pengabdian, tekad perjuangan dan semangat persatuan dan kesatuan PGRI yang dimiliki secara historis terus dipupuk dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam rona dan dinamika politik yang sangat dinamis, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tetap setia dalam pengabdiannya sebagai Organisasi Perjuangan, Organisasi Profesi, dan Organisasi Ketenagakerjaan, yang bersifat Unitaristik, Independen dan NonPartisan.

Untuk itulah sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan Hari Lahir PGRI Tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Sebagai awal sejarah baru bagi Guru dan Pendidikan di Tanah Air, pada tanggal 1 Januari 2013 Kode Etik Guru Indonesia (KEGI), yang berisi Norma dan Etika yang mengikat perilaku Guru dalam melaksanakan tugas Keprofesionalan, dilaksanakan. Sejalan dengan itu, Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI), telah dibentuk untuk menegakan KEGI tersebut.

Semoga PGRI, Guru dan Bangsa Indonesia tetap jaya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jakarta, 25 November 2015
Pengurus Besar
Persatuan Guru Republik Indonesia
(PB. PGRI)


Sumber : https://www.pgri.or.id


Demikian postingan dan share tentang Sejarah Singkat PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) yang saya tulis dan ketik ulang dari sumber file pdf Website PB PGRI. Mohon maaf kalau ada kesalahan, kekurangan maupun kata-kata yang kurang berkenan di hati.
Share:
PGRI CABANG JAYAKERTA
PGRI Cabang Jayakerta
PGRI Cabang Jayakerta
    PGRI Cabang Jayakerta - Karawang

    KATEGORI

    Recent Posts